~ Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan. If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done. ~ Dalam kehidupan ini kita tidak dapat selalu melakukan hal yang besar. Tetapi kita dapat melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar. In this life we cannot always do great things. But we can do small things with great love. ~ Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk. Vision without execution is a daydream. Execution without vision is a nightmare. ~ Hidup ini singkat. Tidak ada waktu untuk meninggalkan kata-kata penting tak terkatakan. Life is short. There is no time to leave important words unsaid. ~ Memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Pikiran kita ibarat parasut, hanya berfungsi ketika terbuka. Minds are like parachutes – they only function when open. ~ Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir. Success is a journey, not a destination.

Gara-gara Jempol

Ki Goro masuk restoran mewah dan memesan lengkap dari teh hangat, appetizer, dessert dan bandrek temulawak hangat.

Teh datang, tapi Ki Goro kaget melihat jempol kanan si pelayan masuk ke tehnya.
Membatin Ki Goro, "Wah gila, tapi nggak sengaja kali...."
Dengan tenang dihirupnya tehnya, tiga menit kemudian sup jamurnya diantar, astaga jempolnya juga masuk!

Walau sudah kesal, tapi ini kan restoran mewah jadi nggak bisa marah sembarangan
seperti di warteg langganannya.

"Sabar Mas," dalam hati si Ki Goro.Habis sup diangkat mangkoknya, datanglah spaghetti.

"Brengsek...! jempolnya masuk juga. Wah, ini sudah kelewatan..."
Tapi karena lapar, ditahannya amarahnya dengan niat nanti mau memanggil manager
restoran...

Dilahaplah spaghetti dan matanya mulai mencari sang manager.
Habis spaghetti, dinantikannya bandrek dan..." Sialan ini pelayan. Jempolnya
ikut juga masuk ke bandrek hangat."

Naik pitam si Ki Goro teriak keras "Eh, manager sini!"
Tergopoh-gopoh si manager datang. "Ada apa Pak ?"

Ki Goro sengit, "Itu anak buahmu edan. Masa jempol tangan kanannya masuk ke
semua makanan dan minuman yang kupesan !"

Dengan terkejut si manager bertanya, "Ah masa pak? Jumprit sini kamu, apa benar
jempolmu kamu masukkan ke pesanan tamu?"
Jumprit menjawab, "Ya, Pak!"Marahlah si manager, "

Edan kamu..!!, kenapa begitu?
Kan kamu sudah diajari nggak boleh!
"Ki Goro senang karena diperhatikan,... pikirnya dalam hati
"Wah alamat makan gratis nih."

Jumprit menjawab, "Jempol saya keseleo pak, kata dokter mesti dihangatkan terus,
makanan kan hangat, jadi saya taruh saja di situ."

Mendengar itu, marahlah Ki Goro, "Kurang ajar kamu , mau hangat ya? Kalau mau
hangat saya ajari, masukkan tuh jempolmu ke lubang pantat..!!, hangatkan di
situ..!!!"

Jumprit yang tampangnya lugu ini menjawab tenang, "Iya pak..., saya tahu, kalau
lagi menunggu makanan di dapur, biasanya SAYA MASUKKAN JUGA jempol saya di situ
dulu..."

Ki Goro @#$%^&*!!!!--

Tulisan Terkait Lainnya:

No comments:

Post a Comment

Beri komentar Anda disini!